Tomat adalah komoditas hortikultura yang penting,
tetapi produksinya baik kuantitas dan kualitas masih rendah. Tomat sangat
bermanfaat bagi tubuh karena mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan
untuk pertumbuhan dan kesehatan. Buah tomat juga mengandung karbohidrat,
protein, lemak dan kalori. Buah tomat juga adalah komoditas yang multiguna
berfungsi sebagai sayuran, bumbu masak, buah meja, penambah nafsu makan,
minuman, bahan pewarna makanan, sampai kepada bahan kosmetik, obat-obatan dan
bahan baku industri saus. Dengan tehnik budidaya tomat yang baik
diharapkan kualitas dan kuntitas produksi tomat dapat ditingkatkan sehingga
dapat dijadikan sebagai sebuah peluang usaha yang menjanjikan.
Klasifikasi tanaman tomat adalah sebagai berikut:
Divisi : Spermatophyta
Anak divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Ordo : Solanales
Famili : Solanaceae
Genus : Lycopersicorn
Spesies : Lycopersicon esculentum Mill.
Dari sekian banyak varietas
tomat yang ada, yang banyak ditanam petani adalah tomat varietas ratna,
berlian, precious 206, kingkong dan intan. Sedangkan dari hasil survei yang
telah dilakukan di lapangan varietas yang digunakan adalah varietas Artaloka.
Syarat Tumbuh Tanaman Tomat
Tanaman tomat dapat tumbuh disemua tempat dari
dataran rendah sampai datarn tinggi. Hanya saja di daerah basah atau curah
hujan tinggi pertumbuhannya kurang baik. Disamping buahnya banyak diserang
panyakit, seperti penyakit cendawan dan sebangsanya, sehingga untuk daerah
basah dan berudara lembab dianjurkan menanam tomat pada musim kemarau.
Selanjutnya tanaman tomat tidak tahan terhadap hujan yang lebat dan tidak suka
daerah yang selalu berawan. Tanaman tomat menghendaki iklim kering dengan suhu
siang 18 -27 oC dan malam hari 15 -20 oC.
Tanaman tomat tidak cocok tumbuh pada tanah yang
tergenang air atau tanah yang becek. Untuk pertumbuhan yang baik, tanaman tomat
membutuhkan tanah yang gembur dengan pH 5 -6, tanah sedikit gembur dan banyak
mengandung humus serta pengairan yang cukup mulai tanam sampai waktu panen.
Budidaya tanaman tomat membutuhkan penyinaran penuh
sepanjang hari untuk produksi yang menguntungkan, tetapi sinar matahari yang
terik tidak disukai. Selanjutnya bahwa sinar matahari yang dikehendaki tanaman
tomat adalah minimal 8 jam per hari dan curah hujan pada kisaran 750 -1.250
mm/tahun.
Pengolahan Tanah
Pengolahan tanah budidaya tomat dilakukan dengan
sistem semi konvensional (10 -15 cm) yang berguna untuk mencegah terjadinya
penguapan yang berlebihan. Lahan yang telah diolah diberikan pupuk kandang.
Pembibitan dan Penanaman
Pembibitan dilakukan dengan menggunakan
perbandingan 2 bagian tanah dan 1 bagian pupuk kandang. Setelah 3-4 minggu
pembibitan (4 helai daun) maka bibit siap dipindahkan kelapangan. Penanaman
dilakukan dengan jarak tanam 0,60 m x 0,75 m.
Pemupukan
Pemupukan dilakukan untuk menjaga keseimbangan hara
didalam tanah sehingga dapat mencapai hasil produksi yang optimal. Selain
dilakukan pemupukan melalui tanah maka tanaman tomat juga dilakukan pemupukan
melalui daun. Pemupukan melalui daun mempunyai kelebihan jika dibandingkan
pemupukan melalui tanah, yaitu larutan hara tanaman yang diberikan akan segera
terserap dengan sempurna baik hara makro maupun hara mikro. Umumnya pupuk yang
diberikan melalui daun terdiri dari unsur hara makro dan unsur hara mikro.
Pemberian pupuk melalui daun akan menghindari
persaingan pengambilan unsur hara antara tanaman tomat dengan tanaman lainnya
seperti tanaman pengganggu. Pemupukan melalui daun merupakan penambahan dan
penyempurnaan pemberian pupuk melalui tanah. Hal ini terutama pada keadaan
tertentu, misalnya dalam keadaan tanaman kurang air, maka pemberian pupuk daun
akan lebih baik, karena unsur hara yang terdapat ditanah kurang tersedia karena
proses kelarutannya yang kecil.
Selain keuntungannya, tentu ada juga kekurangannya
dari pupuk ini antara lain bila diberikan dalam jumlah yang berlebihan dapat
menyebabkan keracunan bagi tanaman. Tidak baik bila diberikan dalam kondisi
hujan karena akan terjadi pencucian unsur hara sebelum diserap oleh tanaman.
Konsentrasi pupuk yang digunakan harus sesuai dengan yang dibutuhkan tanaman,
karena jika berlebihan akan menyebabkan tanaman menjadi layu yang akan
menyebabkan kematian bagi tanaman.
Dalam budidaya tomat, pengaplikasian hara melalui
daun, yang perlu diperhatikan antara lain konsentrasi pupuk dan waktu pemberian
yang tepat. Menyemprotan pupuk daun harus dihentikan pada saat tunas baru
muncul sebab tunas muda ini sangat peka terhadap pupuk terlebih jika
konsentrasi melebihi konsentrasi anjuran.
Pupuk yang digunakan untuk budidaya tanaman tomat
adalah urea, TSP dan KCl dengan dosis masing-masing 250 kg/ha, 150 kg/ha dan
150 kg/ha. Kemudian bibit umur 2 minggu setelah tanam dilakukan penyemprotan
pupuk cair Green Agro dan dilanjutkan 14 hari kemudian hingga akhir panen
keempat. Interval waktu pemberian pupuk cair ini dianjurkan 1 -2 minggu sekali
dengan konsentrasi 20 ml/liter air untuk tanaman semusim.
Kandungan hara pupuk cair ini adalahsebagai berikut
:N = 8900 Mg/L, P2O2 = 7000 Mg/L, K2O = 26.500
Mg/L, Mg = 2900 Mg/L, Ca = 7850 Mg/L, Fe = 4000 Mg/L, Mn = 155 Mg/L, Bo = 55
Mg/L, Cu = 55 Mg/L, Zn = 60 Mg/L dan Mo = 3 Mg/L.
Pemeliharaan
Pemeliharaan, meliputi penyiraman, penyulaman,
pemasangan ajir, penyiangan serta pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan
menggunakan Decis dan Dithane M-45.
Pemanenan
Pemanenan dilakukan pada saat buah telah memenuhi
kriteria panen yaitu buah telah berwarna kemerah-merahan sampai merah dan
bentuknya padat. Panen dilakukan 4 kali dengan interval waktu 5 kali sehari.
Buah siap dikemas dan dipasarkan.
Hasil Pencarian Anda di
http://BinaUKM.com :
budidaya tomat (18),
tomat ratna (7), klasifikasi tomat
(6), budidaya tanaman tomat
(5), usaha budidaya tomat
(5), pemupukan tomat
(4), budidaya usaha tomat
(4), pembibitan tomat
(4), pupuk yang bagus
untuk tomat (4), prospek bisnis
tanaman tomat (4), Bisnis tomat (3), syarat tumbuh tomat
(3), keunggulan
tomat varietas ratna (3), pemupukan pada tomat
(3), prospek budidaya tomat
(3), tehnikbudidayatomat
(2), tanaman tomat
varietas ratna (2), proses
menanam dan memproduksi tomat (2), pembibitan tanaman
tomat (2), konsentrasi pupuk Ca yang cocok untuk tanaman tomat
(2), komposisi pemberian pupuk cair pada tanaman tomat
(2), kandungan hara tanaman
(2), KONSENTRASI
PUPUK MIKRO LEWAT DAUN (2), klasifikasi tanaman
tomat (2), pupuk
yang digunakan pada tanaman sayur (2), makalah budidaya tomat
(2), Pupukyang
paling bagus untuk tanaman (2), makalah
pemupukan pada tanaman tomat (2), panen
dalam usaha budidaya tanaman tomat (2), interval pemberian
pupuk (2), usaha tomat (2), usaha budidaya
tanaman tomat (2), budi daya tomat
(2), PELUANG USAHA
budidaya tomat (2), budidaya tomat buah
(2), pengolahan
tanah tanaman tomat (2), ph tanah
terbaik untuk tanaman tomat (1), pupuk daun sampurna
(1), pupuk budidaya tomat
(1), pupuk kandang menguntungkan bagi tanaman melon karena
(1), Pupuk daun pada
tanaman tomat (1), pertumbuhan tomat
yang baik (1), pupuk kandang menguntungkan bagi tanaman melon sebagai
(1), pertumbuhan tomat
sayur (1), pertumbuhan tomat
(1), tanah yang baik
buat tomat (1), perkebunan tomat
(1), peper budidaya
tanaman cabei (1), proses
produksi terhadap tanaman tomat (1), ph tanah yng
cocok untuk tomat (1), produksi pada
tanaman tomat (1), prospek agribisnis
tomat (1), prospek bisnis
budi daya tomat (1), prospek bisnis
pertanian tomat (1), prospek ekonomi
budidaya tomat (1), produktifitas tanaman kobis dengan pupuk kandang
(1), produksi tanaman tomat
(1), prospek usaha
tanaman tomat (1), PROSPEK TANAM TOMAT
(1), Prospek Usaha Tomat
(1), produksi pertanian
tomat (1), pupok
yangbaik utok tanama tomat (1), pupuk apa yg baik untuk budidaya tomat dan cabai
(1), penyinaran sepanjang
hari (1), pupuk apa yg
baik untuk tomat (1), pupuk berlebihan
tanaman layu (1), Pupuk
kimia apa yang co2k untuk tanaman cabe (1), zat yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman tomat
(1), unsur hara tanaman
tomat (1), unsur apa yang terkandung dalam air hujan sehingga baik
untuk tanaman (1), umur tomat varietas
ratna (1), umur panen varietas
ratna (1), Trik Pupuk
kimia buat tanaman cabe (1), tomat#hl=id (1), tomat varietas kingkong
(1), tomat
varietas berlian dan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar